Jalani apa yang Allah takdirkan, jangan pernah bersedih. Hidup ini memang
tidak selalu mulus. Senang, bahagia, susah, sedih hanya bagian dari titipan,
ketika senang atau bahagia itu juga bagian dari ujian, Apakah dengan titipan
kebahagian kita tetap bersyukur atau malah sebaliknya.
Orang berkelas selalu fokus tujuan bukan fokus pada hambatan.
Sederhana seseorang yang bercita-cita naik ke puncak gunung ia tidak akan
peduli dengan udara dingin, oksigen yang menipis karena tujuannya adalah puncak
gunung atau seorang yang bercita-cita menjadi juara tinju ia tidak akan peduli
dengan wajahnya lebam, lelah, letih saat latihan karena tujuannya menjadi juara
tinju. Nah, harusnya seseorang bercita-cita menjadi muslim sejati pun sama
halnya dengan contoh diatas. Tidak ada keluhan, keluhan hanya akan memperburuk
keadaan, keluhan juga tidak akan mengubah apa-apa hanya akan menutup mata hati.
Teruslah berpikir positif, buanglah keluhan-keluhan yang menghambatmu untuk
maju. Bukankah seorang muslim itu harus yakin pada Tuhannya. Tidak ada keluhan
untuk hal apapun, jadikan setiap apa yang terjadi dalam hidup kita adalah nilai
positif. Sekalipun itu hujatan, hinaan terimalah dengan senyuman manis, bukankah Allah akan menguji hambanya sesuai dengan kemampuannya ?
lalu apa yang engkau risaukan ? hapuslah air mata itu dengan senyuman tawakal,
dengan senyuman keyakinan.
Ingat engkau diciptakan kebumi sebagai khalifah bagi semesta bagi penduduk yang ada bumi. Ketika tugas itu engkau ambil artinya engkau siap dengan mengemban kewajiban tersebut. Maka sucikan hatimu dari jiwa yang kotor, agar pikiranmu jernih dan selalu siap menerima apa yang Allah takdirkan.
La Tahzan, Jangan Bersedih.

0 komentar:
Posting Komentar